BATAM-Perjudian kasino di Komplek Nagoya Newton,jalan Iman Bonjol,Kota Batam ,Provinsi Kepulauan beroperasi telah berlangsung lama.perjudian yang setara dengan kasino internasional ini disebut-sebut dikelola pengusaha ternama asal Karimun Kepulauan Riau (Kepri) dan pengusaha ternama dari Kalimantan.
Sumber media ini seorang keturunan Tionghoa menyampaikan keyakinannya bahwa ia sangat yakin bahwa aktivitas 303 ini menjadi di “raksasa “ di Kota Batam dan beredar kabar tidak dapat disentuh.
“kita berharaf Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang menutup lokasi permainan kasino ini .Tapi kabarnya pemiliknya kuat dan beredar kabar bahwa kasino tidak dapat disentuh” sebut dia.
Ia menceritakan bahwa taruhan di kasino yang berlokasi di sekitar Komplek Nagoya Newton ini tidak ada batasan.bahkan kabar terbaru yang dia dengar bahwa pengelola kasino tersebut sekitar seminggu silam kalah sekitar Rp 15 miliar rupiah melawan pemain dari luar negeri.
” minggu kemaren bos kasino itu kabarnya kalah sampai 15 miliar melawan pemain dari luar negeri. itu kabar beredar tapi tidak tau pasti apakah kabar itu benar atau sebaliknya dan kalo hanya bermoda tipis 1atau 2 miliar bisa saja lenyap sebentar saja. ” ujar Koko tersebut kepada media ini disekitar Nagoya Batam pada Jumat tanggal (19/12/2025)
Sambil menikmati segelas jamu di salah satu warung kaki lima sekitar Nagoya Newton,sumber media ini menjelaskan permainan yang ada di dalam ruangan kasino ini super megah nyaris sama dengan kasino di Singapura dan pemainnya pun lumayan ramai hingga lokasi parkirpun kenderaanpun nyaris tidak mampu menampung milik para pemaian.
Terkait informasi beroperasinya lokasi kasino tersebut.hingga berita dinaikkan ,media ini belum mendapat tanggapan dari Kapolreas Barelang dan Kapolda Kepri. (red)







