Ada Korupsi di Pengadaan Tanah Tol JORR Cengkareng-Batuceper-Kunciran?

oleh -340 views
Jakarta, INDIKASInews — Kejaksaan Agung ungkap praktik korupsi, dalam pembayaran ganti rugi tanah untuk Pengadaan Tanah Ruas Jalan Tol JORR Cengkareng-Batuceper-Kunciran (CBK) pada Direktorat Jenderal Bina Marga yang terjadi tahun 2013.
Bahkan, telah diterbitkan Sprindik (Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) khusus, 19 Oktober lalu. Mereka, adalah S jabatan PNS, H juga PNS dan purnawirawan TNI berinisial SD.
“Kasus ini terkait dengan pembayaran ganti rugi pengadaan tanah ruas jalan Tol JORR Cengkareng- Batuceper – Kunciran pada Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun Anggaran 2013 yang tidak didukung dengan bukti-bukti yang benar dan sah,” kata Kapuspenkm M. Rum, di Kejagung, Senin (20/11).
Menurut Rum, dalam upaya percepatan pemberkasan, tim penyidik langsung memeriksa 11 orang saksi dalam beberapa minggu terakhir. “Diantaranya, H. Imbar, SH pekerjaan Kasi Sengketa pada Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang Fourier (Tim Appraisal) dan Natalia pekerjaan Wiraswasta.”
TIDAK DIJUAL
Kepada tim penyidik, Imbar menerangkan terkait adanya pemblokiran tanah sertifikat 1367/ juru mudi atas nama Natalia.
Fourier menerangkan soal penilaian atas tanah sertifikat 1367/ juru mudi atas nama Natalia sehingga memperoleh nilai ganti rugi terhadap per meter tanah tersebut yang akan diberikan kepada pemilik tanah.
“Natalia menerangkan mengenai kepemilikan tanah sertifikat 1367/ juru mudi atas nama Natalia yang tidak pernah diperjual belikan maupun memberikan kuasa kepada (pk-in/red)

Loading...