Agung Laksono : Prabowo Jangan Ikut Urusan Internal Golkar

oleh
Riau, INDIKASINews — Ditempat lain Ajisutisyoso mengatakan kepada petinggi , pengurus partai politik (Parpol) urus saja parpol sendiri untuk menghadapi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak sebanyak 275 daerah akan melakukan pemilihan Kepala daerah ( red. Gubernur, Walikota, Bupati) seIndonesia hingga akhir bulan Desember 2015 . Jangan pula sibuk urus partai politik orang lain alias ikut campur ketus Ajisutisyoso seorang pengamat politik Indonesia singkatan dari (Pepi).
Hari Jum’at (13/5-15) Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono hasil Munas (Musyawarah Nasional) Ancol melanjutkan Road show politiknya dengan menemui Ketua Umum DPP Hanura Haji Wiranto di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta. Agung menjelaskan posisi Golkar dalam kepemimpinannya saat ini adalah sebagai partai pendukung pemerintah.
Oleh karena itu tidak selayaknya partai berafiliasi dalam sebuah koalisi yang dibentuk pada saat pilpres, karena akan memecah belah masyarakat. Sehingga dirinya membawa Golkar keluar dari (Koalisi Merah Putih) dan bergabung dengan partai pendukung yakni Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Ada hal disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Haji Prabowo Subianto yang membuat gerah pengurus partai Golkar Munas Ancol yakni kepengurusan Golkar hasil Munas Bali-lah yang sah. Prabowo mengatakan pengakuan pemerintah atas Munas Ancol membahayakan proses demokrasi di Tanah Air.
Menanggapi hal itu Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Agung Laksono berkomentar meminta Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak usah ikut campur urusan internal partai berlambang beringin karena sudah ada Kementerian Hukum dan HAM yang berwenang memutuskan mewakili pemerintahan yang sah.
Kementerian Hukum dan HAM yang berhak menentukan sah atau tidaknya kepengurusan partai beringin, bukan orang dari partai lain.
“Urusan dalam negeri Partai kami tidak usah ikut campur lah,” kata Agung Laksono usai bertemu Haji Wiranto di Kantor DPP Hanura, Jakarta kepada wartawan .
Kami selesaikan sendiri urusan kami, kami juga punya cara sendiri, apalagi sudah ada guidance (panduan),” ujar Agung. (kopi)