Belasan PSK Terjaring Razia Tim Gabungan Satpol PP

oleh -328 views
Tangerang, INDIKASINews — Belasan pelacur jalanan atau pekerja seks komersil (PSK) di sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Kecamatan Serpong dan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjaring razia jajaran tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Mereka langsung didata dan dikirim panti sosial Pasar Rebo, Jakarta Timur.
“Saya bukan wanita begituan. Hanya menemani teman yang mengajak santai dan janji karaoke saja,” ucap satu wanita berkaos putih dengan celana jens pendek di salah satu ruangan karaoke saat terjaring razia oleh tim gabungan Satpol PP Kota Tangsel, Senin (28/8/17) malam.
Ilustrasi
Keberadaan di ruangan bersama sejumlah teman wanita lainnya hanya mencari hiburan saja dan bernyanyi. Namun, tim petugas tetap menanyakan identitas diri sekitar empat wanita malam yang ada di ruang tersebut karena hanya dua yang membawa kartu indentitas mereka kemudian diangkut ke mobil petugas.
Wanita muda yang mengaku bernama Lili,20, warga Serpong, tidak dapat berbuat banyak dan akhirnya ikut dengan petugas ke dalam mobil untuk dilakukan pendataan berkaitan identitas dirinya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Operasiona (Dalops) Satpol PP Kota Tangsel, Taufik Wahidin, mengakui adanya kegiatan razia ke sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kecamatan Serpong dan Setu berkaitan informasi warga sekitar yang belakangan makin marak keberadaan wanita penghibur atau pelacur jalan di kawasan tersebut.
“Keresahan warga dan pemakai kendaraan yang melintas di kawasan Serpong dan Setu langsung ditindak lanjuti dan berhasil menangkap sekitar 19 wanita malam,” tuturnya yang kemudian langsung dilakukan pendataan serta dikirim ke panti sosial di Jakarta Timur.
Ada beberapa kafe atau tempat hiburan malam yang didatangi atau dicek keberadaan wanita malam tersebut, tuturnya antara lain kafe sahabat, lembayung, samudra, mambo dan family tidak hanya menjaring wanita penghibur saja tapi pihaknya juga menyita sejumlah minuman beralkohol.
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, beberapa waktu lalu, menegaskan pihaknya sangat mendukung serta tidak akan mundur sedikit pun dalam menanggani masalah peredaran miras maupun keberadaan wanita malam yang sangat meresahkan warga sekitar. “Saya mendukung tindakan tersebut karena sudah sesuai aturan yang ada jadi harus terus dilakukan pengawasan secara ketat kalau pelu rutin dilakukan patrol dan razia,” tuturnya. (smr/pk-red)

Loading...