Bupati Kabupaten Garut Jawa Barat ‘Alergi’ Wartawan?

oleh -300 views
Garut, INDIKASINews — Berawal dari Oknum Camat Mekarmukti Kabupaten Garut Jawa Barat berinisial YD yang diduga keras ‘menipu’ Kontraktor proyek pengadaan plat nomor rumah sebanyak 400ribu unit untuk empat desa, antara lain Desa Jagabaya, Mekarmukti, Mekarsari dan Cijayana dengan total proyek tersebut Rp. 37juta masih belum terselesaikan, oknum camat tersebut jelas melanggar pasal berlapis yaitu PP No.53 Tahun 2010 dan Pasal KUHP 378 tentang penipuan.
Dani selaku kontraktor mengungkapkan kepada indikasinews.com “saya sangat dirugikan dan merasa tertipu oleh oknum camat YD tersebut, dikarnakan hampir delapan bulan lamanya kades hanya janji-janji kepada saya untuk membayar proyek tersebut, padahal pekerjaan itu sudah selesai”. Ungkapnya.
Indikasinews.com mencoba konfirmasi kepada Bupati Kabupaten Garut Jawa Barat guna mendapatkan keteranggan dalam mengambil kebijakan Bupati Kabupaten Garut terhadap oknum camat yang diduga keras ‘menipu’ kontraktor.(31/7/17)
Namun sayang, awak media tidak dapat menemui Bupati Garut dikantornya, sudah tiga kali dalam waktu lima hari awak media belum juga dapat menemui Bupati Garut, diduga Bupati Kabupaten Garut ‘alergi’ wartawan.
Diwaktu yang bersamaan akhirnya awak media bertemu dengan Asisten Pribadi Sekda Garut beliau mengungkapkan “Bupati sedang sosialisasi kelapangan dan ada tugas ke jakarta. Ungkapnya. (31/7/17).
Jelas!, Disinyalir Bupati Garut Jawa Barat melanggar Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik/KIP “Alergi Wartawan”, sebagai pejabat pemerintahan atau orang nomor satu di Kabupaten Garut seharusnya dapat memberikan inforrmasi kepada publik terkait ulah Oknum Camat Mekarmukti yang diduga keras “Menipu” kontraktor yang tak lain masyarakat Kabupaten Garut itu sendiri. (A’dn-red)

Loading...