Dahulu Wartawan Tugasnya Benar-benar Hanya Mencari Berita, Tapi Sekarang…

oleh -1.762 views
Ilustrasi-Jrns

INDIKASINews, Sumsel — Di era reformasi persaingan di perusahaan pers semakin keras, sehingga wartawan dituntut oleh pihak perusahaan harus serba bisa di segala hal.

“Dahulu sekitar tahun 1995 ke bawah, wartawan tugasnya benar-benar hanya mencari berita, di era reformasi ini, tugas wartawan selain menulis juga mencari iklan dan tenaga pemasaran.

Ini tuntutan perusahaan jika ingin hidup,” ujar Badan Penasehat PWI Muaraenim Nurul Hudi ketika menjadi narasumber pada kegiatan KPU Muaraenim dengan materi Netralitas Pers Dalam Pilkada, Dilansir tribunnews, Sabtu (10/2/18).

Menurut Nurul Hudi, dari hasil penelitian, ternyata Pers di Indonesia adalah Pers yang paling bebas di dunia, lebih liberal dari negara liberal untuk kinerja Persnya.

Di era reformasi wartawan yang bertugas terutama di daerah kadang-kadang merangkap menjadi tenaga iklan, pemasaran, dan lain-lain, sehingga sedikit banyaknya akan menganggu kinerja wartawan dan menyebabkan fungsi-fungsi wartawan berkurang sebagai kontrol sosial dan lain-lain.

Dan yang timbul masalah, ketika salah satu peserta kandidat memasang iklan atau melakukan kerjasama dengan media atau mempunyai media sendiri, kadang-kadang pemiliknya atau manajemen menekan wartawannya untuk cenderung memperhatikan ke salah satu kandidat.

Loading...