Diduga Ada Preman Bekingi RTH Kalijodo Jadi Tempat “Dugem”

oleh
400 views
RTH Kalijodoh

INDIKASINews, Jakarta — Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo yang dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta melalui CSR, kini telah beralih fungsi menjadi tempat “dugem dan pesta miras” bagi kawula muda. Anehnya, lokasi itu dikelola oleh sekumpulan orang yang tidak mempunyai Nomor Induk Pegawai (NIP) Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

Berita terkait: RPTRA Kalijodo Beralih Fungsi Jadi Tempat Dugem?

Sekumpulan orang berwatak preman itu juga mengancam setiap orang yang berusaha mengusik ketenangannya mengelola RTH Kalijodo. Bahkan, salah satu ruangan di RTH diduga disalahgunakan untuk ajang kampanye mendukung JA sebagai Caleg DPD DKI Jakarta Periode 2019-2024.

Di tempat terpisah, Kasudin Kehutanan Jakarta Barat, Aris Firmansyah, menjelaskan, bahwa yang berhak mengelola Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah Sudin Kehutanan, dan tidak dibenarkan apabila dikelola oleh pihak lain.

Terkait RTH Kalijodo yang alih fungsi sebagai tempat “dugem dan pesta miras” kaum muda, Aris mengatakan, bahwa hal itu bukan tupoksinya untuk menanggapi, melainkan Suku Dinas Kehutanan Jakarta Utara. Tapi, kata Aris, bilamana ada penyalahgunaan di malam hari, kemungkinan diketahui oleh aparat terdekat.

“Cb (coba) nanti saya tanya sudis kehutanan jakarta utara, karena RTH Kalijodo masuk jakarta utara. Terima kasih masukannya pak,” ujarnya, Minggu (4/11) dilansir faktapersid.

Beralih fungsinya RTH Kalijodo jadi tempat “dugem dan pesta miras” juga diungkapkan salah satu pejabat Pemko Jakbar, Kamis (1/11). Pejabat yang tidak ingin namanya disebutkan itu, mengakui bahwa setiap malam minggu RTH Kalijodo dijadikan tempat hiburan malam full house music dangdut.

Pejabat tersebut tidak ingin disebutkan namanya karena khawatir akan bentrok dengan preman.

Keberadaan preman mengelola RTH Kalijodo patut dipertanyakan oleh masyarakat. bahkan, “miras merek Anggur dan Intisari” pun dengan mudahnya masuk ke areal aset negara tersebut, padahal ada satpamnya.

Camat Penjaringan, Muhammad Andri, Minggu (4/11), tidak menjawab ketika dikonfirmasi terkait statement pihak yang mengaku pengelola RTH Kalijodo, yang menyebutkan bahwa pengelola memusnahkan barang bukti narkoba dan miras. Kok bisa pengelola memusnahkan barang bukti berupa narkoba dan miras? Siapa dia, apakah dia itu jaksa? Itu sama juga dengan menghilangkan barang bukti.