Diduga Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi SULUT Rawan KKN

oleh
Sulut, INDIKASNews — Ketua DPD LSM Garda Tipikor Sulawesi Utara, Ato Tamila mengkritik keras kinerja Kepalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara soal pembangunan gedung serba guna di Dinas kebudayaan dan pariwisata Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) karena diduga kuat sarat dengan korupsi, kolusi dan nepotisme serta diduga kuat telah terjadi mark up pada proyek tersebut. 
Ilustrasi
Pasalnya proyek yang menelan anggaran Rp 3 miliar lebih tersebut pada tahun 2014 terkesan asal jadi alias tidak berkuallitas dan di duga kuat telah terjadi praktik pencurian volume. 
Menurut ketarangan Atom Tamila, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulut mempersilahkan dirinya dilapork¬an dan diterbitkan di media massa manapun terkait masalah ini. 
“Sebagaimana slogan “Membangun Sulawesi Utara Tanpa Korupsi”, kami dari LSM Garda Tipikor meminta agar Polda dan Kejati Sulut mengambil langkah tegas untuk menyelidiki dugaan ini, jangan ada kesan Polda dan Kejati Sulut melakukan pembiaran,” ujar Ato. 
I n i l a h proyek pembangunan gedung serba guna Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi utara yang katanya selesai serta dibanggakan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan PPK. (AT)