Diduga Warga Jabar Gabung ISIS, Gubernur Aher Minta Jangan Ikuti.

oleh
80 views
Jabar, INDIKSAINews — Sebanyak 16 WNI yang diduga menjadi anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), satu di antaranya adalah warga Kabupaten Bandung, dan empat orang adalah warga Ciamis, Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) terus memantau perkembangan informasi warga asal Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bandung yang diduga bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
“Kita pantau terus. Saya mau komentar apa juga kan belum tahu. Bagaimana-bagaimananya tunggu saja, tunggu kabar,” kata Aher usai beraudiensi dengan Pejuang Palestina dan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) di Gedung Negara Pakuan Bandung, Selasa (17/3/15).
Aher mengatakan hingga kini masih menunggu kabar terbaru terkait seperti Kementerian Luar Negeri dan Kepolisian dugaan adanya warga Jawa Barat yang bergabung dengan ISIS.
“Kita yang jelas nanti mungkin Kemenlu akan menghubungi kita, perlakuan yang harus dilakukan. Sekarang mungkin sedang ditangani pemerintah pusat,” lanjutnya.
Ia juga enggan berspekulasi tentang motif warga Jabar tersebut pergi ke Suriah karena diajak oleh biro perjalanan wisata atau travel.
“Motivasinya apa. Apakah direkayasa orang, atau sadar sendiri, kan sangat mungkin saja jika mereka diajak piknik atau gimana. Mereka belum tentu masuk dalam kategori sadar berangkatkan. Mungkin saja diiming-imingi. Diajak orang. Jadi kita belum tahu,” urainya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada semua warga Jawa Barat untuk berhati-hati terhadap ajakan sekelompok orang di lingkungan sekitarnya.
“Semua pihak harus hati-hati terhadap lingkungan sekitar. Jangan mau diajak dengan ajakan tidak jelas. Ya pokoknya yang enggak jelas jangan diikuti,” tukasnya.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh bahwa ada satu WNI yang bernama Asyahnaz Yasmin binti Mahfuouzt Firdaus yang merupakan warga Kabupaten Bandung,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Sulistyo Pudjo Hartono, di Bandung, Senin (16/3/15). (dbs)