Ditanya Soal Penahanan Ijazah, Oknum Wakepsek SMP Sejahtera Marah ke Wartawan

oleh -31 views

INDIKASINews, Bogor — Sangat disayangkan oknum Wakepsek SMP Sejahtera berinisial SR Tiba-tiba bernada tinggi ke awak media (indikasinews-red) saat mengkonfirmasi seputar penahanan ijazah keluarga yang kurang mampu terhadap Kepala sekolah Sejahtera di jalan Dharmais no 4 Cimandala, Sukaraja-Bogor, SR seakan tekesan mengintimidasi terhadap Hak kebebasan jurnalis dalam bertugas.

“Kamu dari mana, bayar dulu utangnya baru ambil ijazahnya, silahkan lapor ke Disdik,” ujar SR (19/11/19).

Tidak sampai disitu awak media pun mencoba konfirmasi ke Kepala Sekolah (Kepsek) dan Wakepsek pasca penahan puluhan ijazah tersebut juga menanyakan terkait penyerapan Dana Bos yang sewajarnya bisa di alokasikan sebagian agar generasi bangsa khususnya orang tidak mampu bisa memperoleh pendidikan sebagai pilar bangsa yang sudah di atur dalam UUD no 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional dan UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, sangat disayangkan sikap RS menanggapinya terkesan marah walaupun sebenarnya sudah di larang pihak sekolah menahan ijazah karena itu dokumen negara.

” Kau tidak berhak menanyakan itu ! Silahkan ke disdik sekarang juga,” ujar kembali RS ke wartawan.

Di waktu yang sama wartawan bersama salah satu orangtua siswa yang kurang mampu Karlen memohon kepihak sekolah agar ijazah anaknya diberikan dahulu, untuk melengkapi syarat ujian anaknya di jenjang SMA juga menawarkan solusi akan di angsur masalah tunggakan spp, tapi sangat disayangkan sikap Kepsek  tidak bersinergi dan tidak memberikan ijazah tersebut, ujar orang tua murid.

Dari pantauan indikasinews.com Kepsek SMP Sejahtera terkadang untuk bayar gaji guru sering terkendala jika pembayaran spp terindikasi macet bahkan tidak dibayar, diduga faktor ini penyebab ijazah para siswa yang sudah dinyatakan Lulu , Tapi apapun alasannya tindakan menahan ijazah tidak di benarkan dan ada sanksinya.

Penulis: JOS-IN
Editor: Red