Donor Darah, Dapat Menyelamatkan Orang lain

oleh
Jakarta, INDIKASI News — Melakukan donor darah, kita dapat menyelamatkan orang lain. Karena hasil donor darah tersebut akan disimpan dan disuplai oleh Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan darah. 
“Dengan donor darah, kita dapat menolong orang lain bisa mengobati penyakitnya, kemudian kita juga menjadi sehat. Karena dengan donor darah sendiri, dapat regenerasi sel-sel darah yang baru,” tutur Kepala Bidang Pengadaan Darah UDD PMI DKI Jakarta, dr. Dian Winarti saat ditemui acara donor darah “Give Blood Save Lives”, di Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (1/4). 
Sebelum melakukan donor darah, pastinya orang tersebut harus sehat kondisi badannya. Selain itu pendonor juga harus sudah sarapan, sudah tidur yang cukup, tidak memiliki penyakit, tidak sedang minum obat. 
Jika tidak memenuhi syarat tersebut, maka tidak dapat melakukan donor darah.
Setelah memenuhi syarat, sebelum melakukan donor darah biasanya juga harus melalui cek kesehatan yang telah disediakan. 
Seperti pengecekan Hb, mengetahui seseorang anemia atau tidak, lalu akan dicek oleh dokter yang saat itu bertugas. Hasilnya adalah apakah orang tersebut memadai untuk donor darah atau tidak. 
Bagi yang memadai, tentunya merasa senang karena dapat meregenerasi sel-sel darah yang baru.
“Saya rutin donor darah, karena ingin sehat. Setelah donor darah biasanya badan terasa lebih enak, ringan, dan tidak mudah lelah. 
Pada intinya ingin lebih sehat, ” ujar salah satu pendonor, Bahrul Ulum dalam acara yang sama.
Sebanyak 500 kantong darah yang sudah ditargetkan, akan dipasok untuk daerah Jabodetabek. PMI DKI sendiri, dalam setiap harinya membutuhkan 900 sampai 1.000 kantong darah. Namun, sampai saat ini stok kantong darah masih mencukupi, karena biasanya PMI memiliki stok darah 1.000-1.200 kantong darah tiap harinya.
Dian pun menambahkan, kebutuhan darah di Jakarta sendiri tidak dapat diprediksi. 
Untuk itu PMI sendiri terus berusaha meningkatkan animo masyrakat untuk donor darah, terutama kepada pendonor di usia remaja. Karena membiasakan donor sejak usia mudah, merupakan gaya hidup yang baik.
Saat ini PMI pun melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah dan kampus, seperti mengadakan seminar dan workshop
Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, generasi muda semakin tertarik untuk melakukan donor darah. (sbs)