Festival Katir Race Meriahkan Pulau Laut Kepulauan Kotabaru Kalsel

oleh -649 views
Kotabaru- Festival Katir Race Dan Malasuang Manu Pantai Teluk Aru yang di selenggatakan oleh Pemkab Kotabaru di Desa Teluk Aru Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan megitu meriah, Minggu 27/8/17.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Kotabaru, Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Danlanal Kotabaru, Kapolres Kotabaru, Dandim 1004 Kotabaru Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Setda Kotabaru, Asisten II, Beppeda Kotabaru, Kepala Dinas Disbudpar, Kepala SOPD dan para Camat Serta seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru.
Festival Katir Race di ikuti 50 orang dan Star Katir Race di laksanakan di dua tempat, yakni di Pulau Kerayaan untuk kelas katir dua orang dan Pulau Karasian untuk kelas katir satu orang. Star secara simbolis di lepas oleh Bupati Kotabaru di Pantai Teluk Aru dan sekaligus Upacara adat Malasuang manau dan Penanaman 2000 pohon Cemara di pinggir laut.
Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH dalam sambutannya mengatakan, ” Kita sama -sama menyaksikan pesta adat tradisi orang Bugis Mandar dalam mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah, kehidupan sehari- hari mereka dilaut mencari ikan. Setiap tahunnya Festival Katir Race di Pantai Teluk Aru di laksanakan, jadi ini yang harus kita kembangkan menjadi Fesrtival Nasional. Selain itu destinasi Pariwisata yang kita prioritaskan di Kabupaten Kotabaru di antaranya Pantai Gedambaan di Desa Sarang Tiung, Hutan Meranti di Desa Sebalimbingan, dan Siring Laut yang saat ini menjadi tempat wisata di Kabupten Kotabaru, ujar Bupati.
Terpisah, Danlanal Kotabaru Letkol Laut (E) Joko Andriyanto, ST.,M.Tr.Hanla mengatakan, Untuk pengamanan dan sar giat lomba festival Katir Race ini kita menyiapkan Pamsar dari Lanal, Basarnas Daerah, dan Airud.
Tambah Joko, Untuk perairan laut di daerah sini saya dengar masih banyak nelayan dari daerah lain yang menangkap ikan dengan menggunakan bom dan bahan kimia, tentunya hal yang di lakukan seperti tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah dan akan merusak ekosistem laut, untuk ke depanya akan kita tanggulangi. Kita akan berdayakan cara tradisional yang merupakan dari hasil tangkapan ikan nelayan secara tradisional di daerah sini dengan harapan tangkapan semakin meningkat, ujarnya. (Hrp)

Loading...