FPI-GNPF Lapor ke DPR Terkait Habib Rizieq Dicegah Arab Saudi Masuk ke Malaysia

oleh
156 views
Habib Rizieq Shihab, pemimpin Front Pembela Islam.

INDIKASINews, Jakarta — Ijtima Ulama II belum lama berlalu, salahsatu penekanannya adalah pemulangan Habib Rizieq Shihab. Kini muncul berita terbaru, Habib Rizieq dicegah Arab Saudi untuk masuk ke Malaysia. Untuk itu, FPI dan GNPF-Ulama menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon untuk berkonsultasi.

Konsultasi itu membahas intimidasi yang dituding dilakukan petugas Imigrasi Arab Saudi terhadap imam besar FPI Habib Rizieq Syihab. Pertemuanitu digelar di ruang rapat pimpinan DPR, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/9/2018). Di antara yang hadir, ada juru bicara FPI Munarman dan tim advokasi GNPF-Ulama Nasrulloh Nasution.

Dalam kesempatan itu, Nasrulloh menjelaskan bentuk diskriminasi itu terjadi ketika Rizieq hendak mengurus visa untuk terbang ke Malaysia guna menyelesaikan disertasinya, setelah Juli 2018. Ketika itu, kata Nasrulloh, Rizieq dilarang pergi ke Malaysia tanpa alasan yang jelas.

“Habib Rizieq ke Malaysia hendak menemui promotor doktoral guna menyelesaikan disertasinya. Perlakuan ini saya kira sebagai bentuk pencekalan dan diskriminasi yang harusnya tidak terjadi,” kata Nasrulloh.

Dikatakannya, pencegahan itu kemudian dipertanyakan kepada pejabat pemerintah Arab Saudi. Namun tidak ada alasan yang jelas yang disampaikan soal pencegahan itu.

Sebelumnya diberitakan, sejak pertengahan 2017, Habib Rizieq menetap sementara di Arab Saudi. Selama ini, kata Nasrulloh, Habib Rizieq selalu menaati peraturan hukum yang berlaku di Arab Saudi.

“Perlakuan diskriminatif dan intimidatif tersebut seharusnya tidak dialami oleh WNI di luar negeri. Sebab, WNI di luar negeri juga diberikan jaminan perlindungan hukum tanpa terkecuali,” katanya.

Nasrulloh dan timnya pun curiga ada pihak-pihak yang mendalangi pencekalan tersebut. Atas hal itu, Nasrulloh meminta DPR memanggil Menlu, Kapolri, dan KaBIN untuk mempertanyakan persoalan tersebut.

“Sampai detik ini tidak ada deportasi kami mencurigai ada pihak-pihak yang memiliki kepentingan mencegah beliau datang ke Indonesia,” kata Nasrulloh.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, DPR akan menindaklanjuti laporan yang diajukan FPI ini. Fadli mengatakan tidak hanya Habib Rizieq, pemerintah juga wajib hadir membantu seluruh WNI ketika mengalami ketidakadilan.

“Laporan akan kami terima dan kami akan teruskan sesuai mekanisme di DPR, nanti juga kita sampaikan ke komisi terkait, dalam hal ini Komisi III dan I kebetulan di bawah koordinasi saya,” ujar Fadli Zon.

Penulis: WIN-PK
Editor: Red