HUT Polantas ke-64, 200 KK di Desa Ridogalih Dapat Bantuan Air Bersih

oleh -11 views

Bekasi – Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) Desa Ridogalih dapat bantuan air bersih dari Sat Lantas Polres Metro Bekasi, Senin (23/9)

Pemberian bantuan tersebut dalam rangka HUT Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke-64.

Bakti sosial memberikan air bersih sebanyak 5 tangki untuk 5 RT dari 3 dusun yang dihuni sekitar 200 KK, dimulai pukul 09:00 WIB di Kantor Desa Ridogalih.

Wakasatlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sri Supadmi menyampaikan, Satlantas Polres Metro Bekasi melakukan giat bhakti sosial dengan memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Ridogalih yang saat ini sudah sekitar lima bulan mengalami kekeringan, dibagikan di lima titik.

“Untuk hari ini, bantuan air bersih diberikan kepada 200-300 kepala keluarga,” katanya.

Kompol Sri Supadmi berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Mudah-mudahan ini yang pertama nanti kita bisa menyusul berikutnya dan kita berikan bantuan lima tanki air bersih atau kurang lebih 40.000 liter yang akan dibagikan kepada lima RT di Desa Ridogalih ini. Dan semoga air bersih dapat meringankan beban masyarakat di musim kemarau panjang ini,” ungkap Kompol Padmi, disela- sela kesibukannya.

Selain Wakasat Lantas, juga hadir Kades Ridogalih dan perangkat desa, Kapolsek Cibarusah, Kanit Binmas, para Bhabinkamtibmas Polsek Cibarusah, anggota Sat Lantas Polres Metro Bekasi dan warga desa Ridogalih.

Kepala Desa Ridogalih, Komarudin sangat mengapresiasi bantuan air bersih dari Satlantas Polres Metro Bekasi, yang saat ini sangat membantu meringankan beban warga akibat krisis air bersih. Untuk wilayah Kecamatan Cibarusah, dinilainya masih cukup gersang karena tidak adanya zona-zona serapan air.

“Atas nama warga, saya mengucapkan terima kasih. Semoga kepedulian dan pemberian air bersih, bisa dioptimalkan oleh warga,” ujar Kades.

Giat ini berjalan tertib, aman dan lancar, diselingi santap bersama undangan menutup bakti sosial tersebut.

Krisis air bersih akibat kemarau panjang membuat warga Cibarusah harus hidup setiap hari dalam penderitaan. Di Kecamatan Cibarusah ada dua sungai yang menjadi tumpuan hidup warga sekitar untuk sehari-harinya, yakni sungai Cihoe dan Cipamingkis.

Sejak lima bulan terakhir, warga Cibarusah mengandalkan air dari dua sungai yang kering. Warga memanfaatkan sisa air yang masih terlihat di sela-sela bebatuan sungai untuk memanfaatkannya.(red)