Inilah Sosok Pasutri Pelaku Penusukan Wiranto di Banten

oleh -296 views
Dua pelaku penusukan Menkopolhukam yang merupakan suami istri, Syahril Amansyah alias Abu Rara, dan Fitri Andriana.

INDIKASINews, Jakarta — Syahril Alamsyah alias Abu Rara, satu dari dua terduga pelaku percobaan penusukan terhadap Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto, merupakan warga asal Medan.

Ia beralamat di Jalan Alfaka, Tanjungmulia Hilir, Medan Deli.

Dari informasi yang dihimpun media, Syahril Alamsyah karib disapa dengan Fal di kawasan Tanjungmulia Hilir

Ia menghabiskan masa kecilnya di kawasan ini, hingga akhirnya kurang lebih setahun lalu Alam pergi merantau ke Banten

“Dulu dia kerja dan punya kantor sendiri bagian administrasi ijazah di Medan. Usaha isi ulang air mineral juga pernah. Dia juga aktif ikut pengajian baru-baru ini,” kata HT, warga Tanjungmulia Hilir kepada media, Kamis (10/10/20).

Sepengetahuan warga di Tanjungmulia Hilir, Fal alias Abu Rara memang orang yang hampir dikenal mulai dari Alfaka I sampai Alfaka VI.

“Orangnya pendiam dan enggak neko-neko. Kalau orang Alfaka, pasti taulah sama Bang Fal ini,” ujarnya lagi.

Dari cerita warga, Fal alias Abu Rara sudah pernah menikah sebanyak dua kali. Dengan istri pertama, ia sudah bercerai sekitar lima tahun lebih hingga akhirnya duda.

“Kemudian dia menikah lagi dengan istri kedua, tapi enggak lama bercerai lagi. Dia jadi duda agak lama juga lalu kemudian baru merantau ke Jawa sana,” katanya.

Ia menambahkan, Fal alias Abu Rara tinggal di Alfka VI di rumah orangtuanya. Kondisinya saat ini rumah mereka terkena pembebasan lahan Tol Binjai-Medan.

“Rumahnya sudah dirubuhkan untuk pembangunan jalan tol. Bang Fal waktu itu masih di Medan. Setelah itu barulah dia merantau ke Medan,” jelasnya.

Wiranto dirawat di RSPAD

Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dibawa ke Rumah Sakit Pusat angkatan Darat Gatot Subroto, Kamis (10/10/19) siang.

Sebelumnya pasca mengalami percobaan penusukan usai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar,Wiranto sempat mendapat pertolongan medis di RSUD Berkah Pandeglang.

Ketika itu, Wiranto yang baru keluar dari mobil tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal dari arah samping kiri mobilnya.

Sampai akhirnya Wiranto dibawa ke RSPAD menggunakan helikopter untuk mendapatkan perawatan lanjutan dan intensif.

Pantauan media, pukul 14.28 WIB, penjagaan di RSPAD tampak diperketat. Sejumlah mobil pejabat TNI tampak terparkit di lobi Paviliun Kartika.

Sementara itu beberapa menit lalu, tampak keluarga Wiranto yang tiba di lobi Paviliun Kartika. Dua perempuan yang baru tiba ini lanjut berpelukan lalu masuk ke dalam Paviliun.

Di sekitar Paviliun, tampak anggota Polri dan TNI berseragam lengkap melakukan penjagaan dibantu pihak keamanan rumah sakit.

Terpisah, ‎Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menatakan Wiranto juga terkena luka tusukan di bagian perutnya.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes juga menjadi korban penyerangan, setelah terkena tusukan di punggung. ‎ Kini seorang pria berbadan kurus pelaku penusukan sudah diamankan, dia diduga terpapar paham ISIS.

Penulis: TN
Editor: Red