Istri Tewas di Tangan Suami Lantaran Tidak Angkat Telepon

oleh -183 views
Jakarta, INDIKASINews — Malang nian nasin Dewi Sinta, yang tewas mengenaskan di tangan Agus suaminya sendiri, hanya lantaran persoalan sepele yang membuat suaminya menjadi murka dan kalap.
Peristiwa jahanam itu terjadi saat malam semakin mencekam bagi Dewi yang tidak disangkanya tidak menjawab telepon suami, membuat nyawa wanita muda itu terbang ke alam lain, Selasa (14/11/17).
Hal tersebut diungkapkan Polisi usai Agus dicokok dan dimintai keterangan secara marathon.
Ilustrasi
“Suaminya emosi karena memang biasanya pulang dijemput terus. Pas ditelepon enggak diangkat-angkat. Suaminya marah dan ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kapolsek Kemayoran, Kompol Rosyid kepada wartawan, Kamis (16/11/17).
Awalnya tersangka Agus berangkat dari Tambun, Bekasi ke tempat pijat istrinya bekerja di Jalan Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kemudian tersangka, memang bermaksud datang menemui istrinya di tempat kerja. “Dari Bekasi, Agus langsung menghampiri tempat kerja istrinya,” beber Rosyid.
Setelah Agus tiba di lokasi, ia langsung masuk ke bilik pijat tempat biasa istrinya memijat. “Jam 00.15 WIB, Agus datang temui istrinya, kemudian langsung masuk ke bilik istrinya. Tak lama di sana terdengar suara gaduh,” katanya.
Pukul 02.00 WIB, Agus menyeret perempuan yang sudah dinikahi beberapa tahun itu dari bilik pijat hingga keluar lalu menginjak lehernya, kemudian Agus menarik kembali ke bilik istrinya.
“Korban ditarik keluar oleh suaminya dengan menarik rambut korban seperti diseret. Lalu di depan meja kasir suami korban menginjak leher korban dan menutup muka menggunakan jaket berwarna merah milik korban,” papar Kapolsek.
Setelah puas menganiaya, tersangka meninggalkan istrinya di bilik tersebut. Rekan korban menemukan Dewi dalam kondisi sekarat di bilik pijat berupaya melakukan pertolongan.
Dewi segera dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, namun diperjalanan Dewi menghembuskan nafas terakhir.(ht-in/red)

Loading...