Jonru Jalani Sidang Perdana Gugatan Praperadilan di PN Jaksel

oleh -180 views
Jakarta, INDIKASINews — Jon Riah Ukur atau dikenal Jonru Ginting sebagai Pegiat media sosial (medsos) hari ini, Senin, 6 November 2017 menjalani sidang perdana gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Langkah hukum praperadilan dilakukan Jonru karena penetapan tersangka dirinya atas tuduhan ujaran kebencian melalui medsos dianggap tidak tepat. Pasalnya, barang bukti yang dimiliki polisi dinilai tidak lengkap.
“Pra Peradilan yang hari ini Senin, (6/11/17) digelar di PN Jakarta Selatan dengan termohonnya adalah Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, merupakan hak seorang tersangka sebagaimana diatur dalam Pasal 79 KUHAP,” kata kuasa hukum Jonru, Juju Purwantoro dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Juju, kliennya tersebut tidak bermaksud menyebarkan ujaran kebencian dalam setiap postingannya dimedia sosial, melainkan sebatas mengkritisi pemerintah demi tegaknya keadilan. “Tujuannya semata-mata agar keadilan terhadap kepentingan bangsa Indonesia ini ditegakkan,” kata dia.
Dalam kasus ini Jonru disangkakan melanggar Pasal 28 (2) jo pasal 45A (2) dan/atau Pasal 35 jo. Pasal 51 UUITE dan/atau Pasal 4 huruf (b) angka (1) juncto Pasal 16 UU Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis oleh Polda Metro Jaya dengan Pelapornya Muannas Al Aidid.
“Kami dari Tim Advokasi Muslim-Jonru akan membacakan permohonan Pra Peradilan yang di antara permohonannya adalah penetapan status tersangka, penangkapan dan penahanan yang tidak sah dan tidak sesuai menurut ketentuan KUHAP,” tandasnya.
Setelah melalui gelar perkara berdasarkan alat bukti dan saksi serta ahli yang didapat oleh penyidik, Jonru ditetapkan tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada Jumat, (29/9/17), saat itu juga ia resmi ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.
Dalam kasus ini, Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dinilai kerap menyebarkan ujaran kebencian dalam dunia maya. Pihak pelapor, Muannas Al Aidid yang berprofesi sebagai pengacara. Muannas melaporkan Jonru ke polisi pada Kamis 31 Agustus dan laporan teregistrasi dengan nomor LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit.Reskrimsus. (pk-in/red)

Loading...