Kasus Suap Dana DAK, KPK Periksa Sekjen DPR RI Indra Iskandar

oleh -75 views
Sekjen DPR RI Indra Iskandar.

INDIKASINews, Jakarta — Sekjen DPR, Indra Iskandar menyebut jika dirinya ditanya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait prosedur penganggaran dana daerah di DPR.

Ia sendiri diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Tahun Anggaran 2016 untuk tersangka Wakil Ketua DPR nonaktif, Taufik Kurniawan.

“Saya diminta oleh KPK untuk mengkonfimasi mengenai proses di DPR berkaitan dengan kasus bapak Taufik Kurniawan,” ucap Indra usai diperiksa di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/2/19).

Indra melanjutkan, ia juga dicecar perihal sejumlah dokumen dan bukti laporan di DPR dalam Badan Anggaran (Banggar). Dokumen itu sendiri saat ini sudah disita penyidik KPK. Ada delapan dokumen yang disita penyidik.

Menurut Indra, penyidik hanya melakukan konfirmasi terkait dokumen disita tersebut. “Jadi KPK untuk memastikan itu saja, apakah benar dokumen-dokumen ini dibuat di DPR, apakah benar dokumen ini dibuat oleh staf DPR jadi saya hanya dikonfirmasi,” tandasnya.

Terkait kasus ini, Taufik ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016 untuk alokasi APBD Perubahan Kabupaten Kebumen 2016.

Selain Taufik, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Kebumen periode 2014-2019 Cipto Waluyo sebagai tersangka. Cipto diduga menerima suap sekurang-kurangnya Rp50 juta terkait pengesahan dan pembahasan APBD, APBD-Perubahan, serta pokok pikiran DPRD Kebumen periode 2015-2016. Sebab, ada dugaan DPRD Kebumen akan mempersulit pembahasan APBD Murni TA 2015 jika suap tersebut tidak diberikan.

Penulis: PK
Editor: Red