Kasus Suap, KPK Tetapkan Bupati Buton Selatan Sebagai ‎Tersangka

oleh -1.057 views
Foto: Bupati Buton Selatan, Agus Faisal Hidayat putra

INDIKASINews, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) Agus Feisal Hidayat‎ sebagai ‎tersangka penerima suap dari Tony Kongres alias Acucu.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, KPK melakukan penyelidikan sejak 18 April 2018 setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan penerimaan suap terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel). Sampai akhirnya dilakukan operasi tangkap tangan pada Rabu (23/5/18). Tim KPK mengamankan 11 orang.

Mereka yakni Agus Feisal Hidayat selaku Bupati Busel periode 2017-2022, ajudan Bupati Busel bernama Laode Yusrin, petinggi PT Barokah Batauga Mandiri Tony Kongres alias Acucu, sopir Bupati Busel bernama Laode Muhammad Nasrun, pegawai bank BRI KPC Kota Baubau sekaligus orang kepercayaan Tony yakni Aswardy, keponakan Tony bernama Fonny, Bendahara Sekretariat Daerah Pemkab Busel bernama Elvis, Theo selaku pengurus proyek di Pemkab Busel, dan tiga konsultan politik. Ketiganya adalah Jossi Daniel Sedona, Syamsuddin, dan Ari.

Selepas pemeriksaan awal di Polres Kota Baubau, mereka diterbangkan ke Jakarta dan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (24/5). Setelah dilakukan pemeriksaan intensif disusul gelar perkara (ekspose) kemudian disimpulkan terjadi dugaan suap oleh Agus Feisal Hidayat dari Tony Kongres terkait proyek-proyek pekerjaan di lingkungan Pemkab Busel.

Salah satunya, tutur Basaria, yakni proyek pembangunan rehabilitasi rumah jabatan wakil bupati Busel lanjutan tahap III pada 2018 dengan pagu anggaran Rp3 miliar nilai penawaran Rp2.996.140.000 yang dimenangkan ‎PT Barokah Batuaga Mandiri.

Loading...