Kemenperin Berupaya Mewujudkan Indonesia Menjadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

oleh -324 views
Foto: Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih

INDIKASINews, Jakarta — Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang besar ini perlu diakselerasi dengan cara meningkatkan daya saing industri fesyen di dalam negeri mulai dari sektor hulu sampai hilir.

“Kemenperin memiliki strategi untuk memajukan industri fesyen muslim nasional, yakni dengan cara memasukkan unsur kearifan lokal dengan kekayaan budaya yang kita miliki, serta memacu kreativitas para pengrajin dalam menuangkan corak pada produk fesyen muslim nasional,” kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (8/6).

Untuk itu, Kemenperin memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Ramadan Runway 2018 yang dilaksanakan rutin setiap tahun oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) guna mempromosikan industri fesyen nasional, termasuk produk busana muslim yang mampu berkontribusi signifikan terhadap perekonomian.

“Salah satu ajang pameran fesyen busana muslim terbesar di Indonesia ini melibatkan lebih dari 70 brand pilihan dari seluruh Indonesia yang akan menjadi referensi para pecinta fesyen tentang tren mode busana muslim ke depannya,” ungkap Gati.

Menurut Gati, warisan budaya merupakan sumber inspirasi untuk menghasilkan produk–produk inovatif baru yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi, termasuk di sektor industri fesyen yang harapannya dapat menjadi salah satu referensi tren mode di dunia.

Mengenai potensi di sektor industri fesyen muslim, Indonesia menjadi salah satu dari tiga besar negara anggota Organisasi Kerja Sama Negara Islam (OKI) sebagai pengekspor produk fesyen muslim terbesar di dunia, setelah Bangladesh dan Turki. Indonesia mampu mencatatkan nilai ekspor produk fesyen muslim hingga USD12,23 miliar pada tahun lalu.

Loading...