Ketua Serikat Buruh Kembali Digugat Perbuatan Melawan Hukum Oleh Pengusaha

oleh -204 views

INDIKASINews, Jakarta — Ketua Federasi Serikat Buruh Nusantara-Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FSBN-KASBI), Burhanudin (35), digugat Perbuatan Melawan Hukum (PMH) oleh pengusaha dengan ganti rugi sebesar Rp. 2,8 Miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun proses gugatan berhenti pada tahapan sidang mediasi, oleh karena penggugat melalui Kuasa Hukumnya menyatakan mencabut gugatan.

Berita terkait: Ketua Serikat Buruh Digugat Rp2,8 Miliar Oleh Pengusaha

Namun kemudian, lebih kurang 1 (satu) bulan pasca pencabutan gugatan. Kembali pengusaha melalui Kuasa Hukumnya, mengajukan gugatan dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp. 4,8 Miliar. Dan tidak tanggung-tanggung, pengusaha dalam gugatannya pun meminta kepada Majelis Hakim untuk melakukan sita terhadap rumah yang di huni oleh tergugat Burhanudin.

Sebagai informasi, bahwa antara penggugat dalam hal ini PT. Sumber Bahagia Metalindo dengan tergugat secara hukum masih memiliki hubungan kerja. Sebab perkara perselisihan hubungan industrial dalam hal ini terkait dengan Pemutusan Hubungan Kerja, masih dalam tahap proses Kasasi di Mahkamah Agung.

Dan sebelum-sebelumnya pun, tergugat Burhanudin pernah di proses di Pengadilan Negeri Tangerang dengan tuduhan penggelapan uang pesangon yang juga dilaporkan oleh pihak perusahaan. Dan atas perkara ini, telah selesai dengan menjalani hukuman.

Selesai menjalani hukuman Burhanudin merasa ada kejanggalan dan rekayasa terkait kasus penggelapan yang dituduhkan pada dirinya, sebab beliau tidak pernah menggelapkan uang pesangon.

“Saya (Burhanudin-red) merasa ada rekayasa, sebab tidak pernah menggelapkan uang pesangon,” ujarnya.

Kembali kepada perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum, pada selasa (26/2/19) tengah memasuki tahapan Duplik. Dan secara garis besar, gugatan penggugat atas ganti rugi di dasarkan pada seluruh biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh penggugat, baik ketika proses pelaporan kepolisian, proses di PN Tanggerang, PHI Jakarta Pusat dan perkara gugatan PMH di PN Jakarta Barat saat ini.

Penulis: MD-NS
Editor: Red