Ketum PPWI Wilson Lalengke Angkat Bicara Terkait Salah Kepung Rumah Warga Oleh Oknum Polisi

oleh -377 views
Jakarta, INDIKASINews — Polisi yang seharusnya mewujudkan sikap PROMOTER, Profesional, Modern dan Terpercaya. Jangan sampai PROMOTER itu hanya jadi jargon Polri semata, jadi slogan kosong belaka. Harus terlihat  dalam tugas sehari-hari.
Terkait Oknum Polisi Polres Jakarta Barat yang salah kepung rumah warga, yang tak lain rumah tersebut adalah rumah Pemimpin Redaksi Media online indikasinews.com, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, angkat bicara. Pria yang juga merupakan lulusan PPRA-48 Lemhanas RI tahun 2012 itu menyatakan sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa anggotanya ini. Dirinya berharap agar rasa takut dan terguncang yang dialami keluarga Robiansyah, terutama anak-anaknya segera teratasi dan pulih seperti sedia kala. Katanya.
“Pimpinan Polri semestinya melakukan evaluasi terhadap setiap anggotanya. “Kapolri Tito Karnavian sedang gencar-gencarnya mewujudkan Polisi yang PROMOTER, Profesional, Modern dan Terpercaya. Jangan sampai PROMOTER itu hanya jadi jargon Polri semata, jadi slogan kosong belaka. Harus terlihat dong dalam tugas sehari-hari”. Tegas Wilson.
Lebih jauh, Wilson menyampaikan bahwa para oknum polisi yang telah bertindak kurang cermat dalam menjalankan tugasnya itu perlu mendapat program peningkatan kemampuan polisional lagi. “Para oknum polisi dari Polres Jakarta Barat itu telah lalai dalam menjalankan tugasnya. Data intelejen mereka sangat kacau dan ngawur,” kata lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.
Ia sangat menyayangkan sikap dan cara kerja sembrono para oknum polisi yang telah menciptakan rasa takut bagi masyarakat sekitar, terutama keluarga Robiansyah. “Dari keterangan awal, pengeroyokan yang mengakibatkan terbunuhnya Muhammad Ridwan adalah peristiwa tawuran anak-anak remaja yang masih di bawah umur. Robiansyah itu orang dewasa yang sudah berkeluarga, punya anak-anak. Datanya tentu ada di database kepolisian. Mengapa bisa teledor menyatroni rumahnya, apalagi dengan bersenjata lengkap, seperti mau menangkap teroris?” imbuh Wilson penuh tanda tanya. (red)

Loading...