Korupsi Proyek Normalisasi Sungai, Kejari Sorong Tetapkan 2 Tersangka

oleh -30 views
Ilustrasi

INDIKASINews, Papua Barat — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong, Papua Barat, menetapkan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek normalisasi sungai Malawi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2017.

Kedua tersangka yakni RS selaku Direktur Utama PT PIM dan IK, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Mukri, menerangkan kedua tersangka diduga memperkaya diri dengan menyalahgunakan wewenangnya pada proyek senilai Rp5,2 miliar. Proyek ini dipegang oleh kontraktor PT PIM dengan nilai kontrak yang dimenangkannya sebesar Rp3,9 miliar.

Dalam kontraknya, proyek itu wajib diselesaikan oleh PT PIM selama 45 hari kerja atau sejak 3 November hingga 17 Desember 2017. Perusahaan itu pun telah menerima pembayaran 100% atas persetujuan dari PPK.

Namun seiring perjalanan waktu, didapat adanya pekerjaan yang tidak sesuai antara volume dan kualitas pekerjaan, yakni terdapat kerusakan di beberapa titik pekerjaan, mutu beton tidak sesuai dengan yang direncanakan, dan terdapat kekurangan volume dalam pekerjaan pemasangan batu.

“Sehingga ditemukan indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp1,3 miliar,” ungkap Mukri.

Atas itu, jaksa penyidik menjerat para tersangka dengan pasal 2 ayat (1), pasal 3 jo. pasal 18 UU.RI.NO.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Penulis: AD-PK
Editor: Red