Laporan Membanjiri Aplikasi Qlue Terkait Anak-anak “Abaikan” PSBB

oleh -102 views
Gambar yang dilaporkan akun Qlue erwinwijaya123 yang mengeluhkam keberadaan anak-anak.

INDIKASINews, Jakarta — Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta, terlihat di berbagai wilayah di DKI Jakarta, khususnya di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat banyak pengaduan membanjiri di aplikasi Qlue terkait keberadaan anak-anak di malam hari hingga menjelang subuh mengganggu aktivitas warga sekitar dan terkesan “abaikan” PSBB.

Pasalnya, anak-anak yang diduga masih duduk di bangku SD dan SMP tersebut sering menimbulkan kebisingan yang mengganggu waktu istirahat warga lainnya. Ditambah lagi ada sebagian anak membakar petasan.

Seperti laporan Qlue akun erwinwijaya123 yang mengeluhkan keberadaan anak-anak sejak waktu sahur hingga pagi hari.

“Dari sahur sampai jam 7 masih berkumpul dam sangat berisik. Tolong ditindak,” ujar akun Qlue erwinwijaya123.

Begitu juga dengan aku DennyLuke yang mengeluhkan keberadaan anak-anak yang berkumpul.

“Jam 12 malam saat PSBB dan di bulan puasa anak-anak main di luar rumah, mengganggu kami,” tulisnya.

Lain hal dengan akun Qlue isus77 yang mengeluhkan keberadaan anak remaja berkumpul sambil bernyanyi.

“Banyak anak muda yang nyanyi setiap malam, rame kumpul,” keluhnya.

Keluhan warga tersebut tidak lepas dari peran serta pengurus wilayah yang terkesan cuek. Ketua RT dan RW sebagai garda terdepan di wilaya seharusnya lebih peka terhadap keadaan wilayah, apalagi saat ini berlaku masa PSBB. (WL-IN)

Loading...

No More Posts Available.

No more pages to load.