Lurah Jelambar Baru Jakbar ‘Diskriminasi’ Warga?

oleh -7.134 views
Andri warga di Jl. Jelambar Selatan Raya RT10/RW09 Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat

Indikasinews, Jakarta – Andrew yang sering disapa andri selaku warga di Jl. Jelambar Selatan Raya RT10/RW09 Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat merasa didiskriminasi oleh Lurah.

Berawal dari pembangunan yang didirikan diatas got oleh andri yang mana diperintahkan oleh lurah Jelambar Baru harus dibongkar, sedangkan banyak bangunan-bangunan yang sama dan serupa berdiri diatas got sama sekali tidak diperintahkan untuk dibongkar.

“Ya, lurah suruh saya bongkar tapi bukan begitu caranya, masa hanya saya saja yang disuruh bongkar bangunan saya, sedangakan bangunan-bangunan yang serupa di biarkan berdiri dengan nyaman, ini jelas diskriminasi terhadap saya, ungkap andri, (30/08/19).

Sambung andri, “Coba lihat saja banyak bangunan-bangunan yang lebih besar berdiri sama diatas got seperti Pos RW 011, Pos RW 06 dan rumah warga yang lain di RT 02 RW08 Kelurahan Jelambar Baru, ini seakan-akan tidak adil”, tegas andri.

Bangunan di atas got Pos RW 011, Pos RW 06 dan rumah warga yang lain di RT 02 RW08, Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, (30/8/19).

Andri sebagai warga yang patuh akan kebijakan sang Lurah Jelambar Baru “penguasa” mengindahkan perintahnya, akan tetapi andri juga minta keadilan kepada Lurah Jelambar Baru yang notabenenya lebih berpengetahuan dan taat akan hukum harus menindak yang lainnya khususnya di wilayah Kelurahan Jelambar Baru dan tidak tembang pilih.

“Saya (andri-red) patuh akan perintah sang Lurah yang menguasai di Jelambar baru, adapun perintah lurah membongkar bangunan saya pasti saya akan laksanakan, tapi dengan cacatan jangan tembang pilih yang lain juga dong,” Tambah andri.

Andri berharap agar Lurah Jelambar Baru “melek mata” melihat bangunan-bangunan yang lain agar di perintahkan untuk dibongkar.

“Semoga Lurah melihat bangunan-bangunan yang lain agar dibongkar juga jadi adil tidak ada diskriminasi atau tembang pilih,” tutup andri.

Penulis: RB-IN
Editor: Red