Macam-macam Hoaks di Masa Lalu dan di Era Digital Masa Kini

oleh -32 views
ist

INDIKASINews, Jakarta — Hoaks menjadi kata yang semakin banyak digunakan akhir-akhir ini, terutama di tengah momentum pilpres 2019 di mana masing-masing kubu politik mengklaim lawannya sebagai penyebar hoaks maupun mengklaim diri sebagai korbannya. Hoaks sesungguhnya bukanlah fenomena baru, dan pada faktanya hoaks tidak selalu berhubungan dengan politik.

Bermacam hoaks beredar di tahun 2018 lalu mulai dari Wali Kota Palu yg dikabarkan meninggal karena Tsunami padahal masih hidup, pemukulan Ratna Sarumpaet hingga berbagai macam hoaks mengenai korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang sebetulnya merupakan pesawat lain . Oleh karena semakin populernya kata maupun fenomena hoaks akhir-akhir ini, menarik untuk menelaah apa yang dimaksud hoaks menurut berbagai sumber yang kredibel.

Menurut Cambridge Dictionary, Hoaks adalah rencana yang digunakan untuk mengelabui seseorang. Sedangkan, Merriam Webster menyatakan bahwa hoaks adalah trik yang dimaksudkan agar orang lain percaya terhadap suatu hal yang tidak benar bahkan tidak masuk akal. Sumber lain dari Urban Dictionary menyebutkan bahwa hoaks adalah rekayasa kebohongan yang dibuat sengaja untuk menyamarkannya dengan kebenaran.

Sementara itu, mantan dosen Filsafat UI Rocky Gerung mendefiniskan hoaks sebagai sesuatu yang memiliki kadar informasinya nol atau lebih kecil. Definisi ini agak membingungkan, sebab lebih masuk akal kalau analoginya kadar informasinya lebih dari nol itu benar, nol berarti tidak ada informasi dan kurang dari nol artinya bohong.