Merasa Tak Bersalah, Abu Bakar Ba’asyir Tak Akan Ajukan Grasi ke Presiden

oleh -798 views
Radical Muslim cleric Abu Bakar Bashir smiles as he speaks to reporters from inside a holding cell while waiting for the start of his trial at a district court in Jakarta, Indonesia, Monday, March 14, 2011. Bashir who was allegedly helped fund and recruit foot-soldiers for a new al-Qaida-styled terror cell, faces a maximum penalty of death if found guilty. (AP Photo/Irwin Fedriansyah)

INDIKASINews, Jakarta — Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir menyatakan tidak akan mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo. Alasannya, ia merasa tidak bersalah.

Hal tersebut diutarakan Abu Bakar Ba’asyir lewat kuasa hukumnya, Guntur Fattahillah, kepada para wartawan setelah terpidana kasus terorisme itu keluar dari RSCM Kencana, Kamis (1/3/18).

“Mengenai grasi, Ustadz dengan tegas mengatakan kalau dia tidak merasa bersalah. Karena beliau itu hanya menjalankan syariat atau menjalankan agama islam dan hanya menerangkan tentang agama islam.” ujarnya.

“Jadi jika ustadz mengajukan grasi berarti dia bersalah dong. Jadi wacana grasi itu tidak ada dan ustadz tidak mau,” tambahnya.

Ia juga menambahkan mengenai masalah pembengkakkan yang terjadi pada kaki kanan kliennya. “Yang diinformasikan oleh dokter secara umum tidak ada hal yang terlalu buruk, tetapi ada hal baru di mana ada seperti kista di kaki kanan bagian belakang,” katanya.

Penulis: cw1/yp-PK
Editor: Tim

Loading...