Miris, Tanpa Dasar Yang Kuat Polsek Helvetia “Penjarakan” Wartawan Media Online

oleh
Foto: Nevis Jaya Daeli, Wartawan Media Online Mitrapol

INDIKASINews, Sumut — Sebelumnya saat melakukan investigasi sarang judi ala Las Vegas yang berada di tanah Garapan Marelan Pasar 7, Sumatera Utara, Sabtu (14/4/18) wartawan Media Online Mitrapol bernama Nevis Jaya Daeli berhasil melakukan tugasnya dengan rapih.

Namun nahas keesokan harinya saat Nevis Jaya Daeli akan kembali melakukan liputan investigasinya di tempat judi yang berbeda lokasi yakni Judi Sabung Ayam di daerah Kapten Sumarsono, Medan Helvetia, Minggu (15/4/18). Nevis harus mengalami tekanan psikis dan gangguan psikologi akibat “Dipenjara” di sel tahanan Polsek Medan Helvetia selama 15 jam.

Perlu diketahui awalnya wartawan Media Online Mitrapol, media bentukan Kapolri (Purnawirawan) Roesmahadi ini hendak melakukan liputan investigasi judi sabung ayam yang diduga melibatkan belasan oknum TNI di Jalan Kapten Sumarsono, Minggu 15 April 2018 pukul 14.30 Wib.

Namun, baru 5 menit tiba di lokasi judi itu dan belum sempat masuk ke arena judi, tiba-tiba siang itu datang segerombolan anggota TNI, yang diduga berasal dari Detasemen Intelijen (Denintel) Kodam I Bukit Barisan dan langsung menggerebek serta menahan 7 orang dilokasi judi termasuk seorang diantaranya adalah Nevis Jaya Daeli yang merupakan wartawan Media Online Mitrapol.

Saat itu, meski dirinya telah menyebut adalah seorang wartawan yang tengah melakukan tugas liputan investigasi judi sabung ayam, tetapi pihak Denintel tetap memaksa Nevis Jaya Daeli untuk ikut ke Denintel guna dilakukan pemeriksaan.

Setelah menjalani pemeriksaan selama 4 jam di Denintel Kodam I Bukit Barisan yang dilakukan pihak Denintel. Nevis Jaya bersama 6 orang warga sipil lainnya langsung dibawa ke sel tahanan Polsek Medan Helvetia pada Minggu petang.

Anehnya, setelah sampai di Polsek Medan Helvetia, kembali Nevis Jaya Daeli tetap diperiksa dan di BAP oleh pihak Juper di Polsek Medan Helvetia.

Sebelum diperiksa, Nevis Jaya mengaku berasal dari Media Online Mitrapol seraya menunjukkan identitas serta surat tugas investigasi dari Kepala Perwakilan Media Online Mitrapol Sumatera Utara, Hermansyah yang telah ditanda tangani. Namun, pihak Juper tetap tidak menggubris dan melakukan penahanan terhadap Nevis Jaya Daeli hingga keesokan harinya, Senin 16 April dini hari baru dibebaskan pihak Polsek Medan Helvetia.