Nyambi Jadi Gojek, Anggota TNI Ini Ditembak dan Dikeroyok Puluhan Orang

oleh -805 views
Jakarta, INDIKASINews — Sertu Mengatas Simanjuntak Anggota TNI dikeroyok dan ditembak puluhan orang menggunakan senjata senpi air softgun jenis FN dan tajam serta. Polisi masih memburu para pelaku pengeroyokan anggota TNI dari Kodim 0507/BKS, yang nyambi menjadi ojek online di Pintu Tol Bekasi Timur, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (3/12/17) dini hari.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, satu orang pelaku sudah dicokok dan sementara dilakukan pemeriksaan.
“Satu pelaku sudah ditahan dan sementara menjalani pemeriksaan, ada bersama saksi juga ya,” ujar Erna kepada Media di Bekasi, Senin (4/12/17).
Ilustrasi
Dijelaskannya, ketika Sertu Mengatas Simanjuntak sedang menyambi ngojek, tiba-tiba diserang puluhan orang menggunakan senjata tajam serta senpi air softgun jenis FN.
“Korban sedang ngojek, dan tiba-tiba sekitar 20 orang datang menyerang, ada yang bawa senjata tajam dan ada yang bawa senpi,” beber Erna.
Menurut Erna, kejadian berawal saat ada keributan antara Fery (tukang ojek) dengan pelaku bernama Julianto Hutagalung. Namun pelaku kalah dan langsung melarikan diri. “Saat pelaku kalah, dia langsung kabur dan saudara Fery yang berantem dengan pelaku juga kabur,” jelasnya.
Berselang beberapa menit, pelaku kembali datang bersama puluhan temannya sambil membawa senjata tajam jenis parang, celurit dan mengeluarkan senpi air softgun jenis FN.
“Tanpa ada penjelasan terlebih dahulu pelaku dan kawannya langsung membabi buta mengeroyok korban. Dia dicelurit, bahkan pelaku menembaki korban dengan menggunakan senjata yang dibawanya. Diduga anggota TNI ini korban salah sasaran karena sebenarnya pelaku kesal dengan rekan korban yang juga tukang ojek,” paparnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, bibir bawah serta lengan kiri akibat benturan benda tumpul. Saat dilarikan ke RS Rawalumbu, ditemukan dua proyektil peluru di badan korban yang nampak lemas akibat pengeroyokan disertai penembakan tersebut. (ht-in/red)
GMD Group:
Indikasinews.com
Koran Penyelidik Korupsi
Tabloid Bhayangkara Pers

Loading...