Oknum RT Simpan Video ‘Mesum’ Dengan Pegawai Lurah, Istri Lapor Polisi

oleh -804 views
Palembang, INDIKASINews — DN 48, sering mondar-mandir ke kelurahan. Tapi ternyata bukan urusan kependudukan, melainkan mau kencani SN, 43, PNS bagian KTP. Skandal ini terbongkar ketika video mesum DN-SR ketahuan anak Pak RT sendiri. Bu RT pun lapor ke polisi, minta suami diproses.
DN yang jadi RT di wilayah Jakabaring Palembang juga sering ke kelurahan, terutama mengurus KTP warganya. Tapi ternyata dia tak melulu urusan perkatepean, tapi juga perkencanan. Sebab dia diam-diam kasmaran dengan janda Ny. SN di bagian urusan KTP. Tapi karena berlindung dengan urusan pekerjaan, selama ini aman-aman saja.
Janda SN memang cantik, masih kenceng dalam usia kepala empat. Kebetulan Pak RT punya keahlian Okeh Ngoceh, sehingga Sarini memberi peluang Pak RT untuk masuk lebih dalem. Maksudnya, dia bisa menerima bisikan cinta Pak RT. Maklum terlalu lama jadi janda, kata orang Surabaya: ngentekna klasa.
Ilustrasi
Jika cinta sudah berkoalisi, ujung-ujungnya eksekusi. Diam-diam SN diajak ngamar di hotel, ternyata mau. Ya sudah, mereka pun menuntaskan dahaga asmara. Menutup kencannya yang pertama, SN bilang. “Saya sudah lama tak beginian lho Mas.” Secara tak langsung SN ingin mengucapkan terima kasih, karena pelayanan Pak RT memang masih rosa-rosa macam Mbah Marijan.
Sejak itu, asal ada peluang Pak RT mengajak kencan PNS kelurahan tersebut. Konyolnya sekali waktu adegan mesum itu justru direkam lewat HP, katanya untuk kenang-kenangan.
Tapi rupanya RT DN ini orangnya ceroboh. Sekali waktu HP-nya tertinggal dan dibuka oleh anaknya. Ya tentu saja sang anak kaget, bapaknya berhoho hihi dengan perempuan lain, bukan ibu mereka. Istri DN pun mengkap-mengkap dadanya demi melihat gambar itu. “Kurang ajar, saya pikir ke kelurahan urusan pekerjaan, tenyata mengerjai janda.” Ujar Bu RT kesal.
Ditunjukkan gambar itu Pak RT tak berkutik, mengaku salah. Tapi istri tetap tidak terima, sehingga skandal ini dilaporkan ke SPKT Polresta Palembang. Bu RT minta kasus ini segera diproses, dan perceraian mau dijadikan alternatif. (pk-in/red)
GMD Group:
Indikasinews.com
Koran Penyelidik Korupsi
Tabloid Bhayangkara Pers

Loading...