Orangtua Santri Ponpes El Karim Korban Pengeroyokan Lapor ke Polres Lebak Banten

oleh -166 views
SAA Korban Pengeroyokan di Ponpes El Karim Lebak saat di Polres Lebak-Banten, (6/5/19). foto: indikasinews.com

INDIKASINews, Lebak — Kekerasan di dunia pendidikan kini terjadi lagi. Kali ini di Pondok Pesantren El Karim di Cibuah, Warunggunung, Lebak-Banten. Seorang santri dilarikan ke rumah sakit dalam mengalami sakit di bagian perut.

Korban diketahui berinial SAA (13). Ia merupakan santri di Pondok Pesantren El Karim Cibuah, Warunggunung, Lebak-Banten.

“Korban mengeluhkan sakit dibagian perut hingga susah buang air kecil seusai dikeroyok kakak kelasnya berinial RY, AK, RM, BY, GS, WS dan AP sesama santri ponpes. Begitu laporan sementara yang kita peroleh,” kata Ela selaku orang tua santri kepada indikasinews.com, Kamis (4/7/19).

Menurut Ela, dirinya menerima keluhan dari anaknya seminggu setelah terjadinya pengeroyokan anaknya. Peristiwanya sendiri terjadi dua hari berturut-turut pada rabu dan kamis (26-27/6/19) malam. Namun baru diketahui keluarga Kamis (4/5/19) setelah didapati anaknya sudah berada di rumah dan mengeluh sakit di bagian perut.

Ela selaku orang tua santri dan tim kuasa hukum melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Polres Lebak Banten terkait dugaan pengeroyokan anaknya di dalam Pondok Pesantren El Karim.

“Ia, saya (ela-red) dan Kuasa hukum saya sudah melaporkan kejadian kekerasan tersebut yang menimpa anak saya ke ke Unit PPA Polres Lebak Banten, dan biar proses hukum yang berjalan, ujarnya..

“Untuk penanganan lebih lanjut, korban dibawa ke IGD RSUD Adjidarmo Kabupaten Lebak, Kamis, (4/7/19),” jelas Ela.

Korban kini masih dalam pengobatan rawat jalan RSUD Adjidarmo Kabupaten Lebak. “masih sakit di area perut dan kelaminya,” ungkap ela

Sambung ela, “Diagnosa awal yang saya dengar dari pihak dokter, anak saya mengalami gangguan pada bagian perut sampai berdampak kesulitan buang air kecil, mungkin itu akibat tendangan dari para pelaku ke anak saya, belum lagi anak saya mengalami Trauma sehingga tidak ingin masuk kembali belajar ke Pondok Pesantren El Karim,” tandasnya.

Penulis: DI-IN
Editor: Red