Organisasi Wartawan Berunjuk Rasa di Depan Gedung Dewan Pers

oleh
262 views
Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke saat menyampaikan aspirasi di gedung dewan pers

INDIKASINews, Jakarta — Organisasi wartawan dan perusahaan media berunjuk rasa menggugat keanggotaan Dewan Pers di Gedung Dewan Pers Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Rabu (04/07/18).

Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk penolakan atas pemasungan kemerdekaan pres oleh lembaga Dewan Pres dan Kepolisian Republik Indonesia dengan tema ‘Tolak Kriminalisasi Jurnalis Indonesia’.

Dalam aksinya, para jurnalis dari berbagai media ini membawa karangan bunga dan keranda jenazah dengan tanda dan tersirat bahwasannya kemerdekaan pers sudah mati di Indonesia.

Pantauan indikasinews.com, insan pers yang tergabung dari berbagai organisasi pers seperti PWRI, IPJI, PPWI, FPII, KWRI, PWO, IMO dan lembaga media lainnya mengadakan aksi damai tersebut mendatangi kantor Dwwan Pers.

Usai dari gedung Dewan Pers para ‘kuli tinta’ langsung menyambangi sidang tuntutan terhadap Dewan Pers di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Pers atas kehadiran para jurnalis dalam rangka penegakan atas tindakan serta perlakuan kriminalistas atas kebebasan terhadap jurnalis yang tidak semestinya harus terjadi.

Seharusnya kata dia, Insan Pers dijunjung tinggi oleh perundang-undangan yang ada di Negeri yang kita cintai ini, namun sebaliknya dan salah satu peristiwa yang menyedihkan menimpa salah satu wartawan hingga meninggal didalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Kita disini untuk mengenang dan tidak akan mungkin kalau kita tidak memperjuangkan kemungkinan kita akan suatu saat nanti satu persatu kita akan ditangkap,disini Kita melihat adanya Kriminalisasi Terhadap Wartawan atau jurnalis,” tegas Wilson kepada awak media yang meliput.

Sekedar diketahui, Aksi para pewarta dari berbagai daerah hadir itupun berlangsung damai dan para insan pers akhirnya membubarkan diri dengan tertib aman dan lancar.

Penulis: DD-NVL
Editor: Red