OTT di Aceh, KPK Sita Uang Suap Rp 500 Juta Untuk Gubernur Aceh

oleh
174 views
Uang yang disita penyidik KPK dari Gubernur Aceh

INDIKASINews, Jakarta –KPK sudah menetapkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi sebagai tersangka. Irwandi diduga menerima suap dari Ahmadi terkait izin proyek pembangunan infrastruktur dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Pandjaitan mengatakan, dalam OTT ini pihaknya menyita uang Rp 500 juta. Selain itu, uang Rp 500 juta tersebut rencanannya akan dipakai untuk membayar medali dalam kegiatan Aceh Marathon 2018.

“Diduga dipakai untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018,” ucapnya di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/18).

Basaria melanjutkan, operasi tangkap tangan (OTT) ini berawal ketika tim KPK yang menemui adanya penyerahan duit sebesar Rp 500 juta dari Muyassir, pihak swasta kepada Fadli, yang juga pihak swasta pada Selasa (3/7/18).

Fadli menyetorkan uang itu ke beberapa rekening Bank BCA dan Mandiri sebesar masing-masing sekitar Rp 50 juta, Rp 190 juta, dan Rp 173 juta. Uang tersebutlah yang diduga akan dipakai untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.

Selain Irwandi dan Ahmadi, KPK juga menetapkan dua orang tersangka dari pihak swasta, yaitu Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri.

Atas perbuatannya, Irwandi, Hendri dan Syaiful dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Ahmadi dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Penulis: CW6-PK
Editor: Red