Pemkot dan Dinas Pendidikan Prabumulih Diduga Keras Rampas Tanah Warga

oleh -154 views
Prabumulih, INDIKASINews – Sarlan yang tak lain ahli waris dari Alm. Djenalam merasa kecewa dengan oknum Dinas Pendidikan dan Pemkot Prabumulih-Sumsel yang diduga keras rampas tanah hak miliknya seluas kurang lebih 2700 meter persegi, yang bertempat di Jln. Jenderal Sudirman Kel Muara Dua, Kec Prabumuluh Timur-Sumsel.
“Saya merasa kecewa dengan oknum Dinas Pendidikan dan Pemkot Prabumulih yang menyerobot dan merampas tanah hak milik keluarga saya” Katanya.
Sarlan Mengungkapkan kepada indikasinews.com, Tanah Seluas 2700 meter tersebut tidak pernah dihibahkan atau dijual kepada siapa pun, diduga surat tanah dipalsukan oleh oknum Dinas Pendidikan dan Pemkot Prabumulih.
“Yah, Tanah kami Seluas 2700 meter tersebut tidak pernah dihibahkan atau dijual kepada siapa pun dan diduga surat tanah dipalsukan oleh oknum Dinas Pendikan berinial Ibu KRY SDN 06 dan SDN 24 Beserta Oknum Wakil Walikota yang sekarang menjabat Walikota Prabumulih”. Ungkapnya. (23/11/17).
Tanah tersebut sekarang ini digunakan oleh dinas pendidikan sebagai SDN 06 dan 24 Prabumulih tanpa adanya konfirmasi kepada ahli waris terlebih dahulu, sarlan juga sudah melaporkan permaslahan ini kepada pihak kepolisisan tentang adanya pemalsuan surat tanah tersebut.
“Saya sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian prihal pemalsuan surat yang ditandatangani oleh oknum kepsek KRY, dalam surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Polres Prabumulih kepada Ahli Waris Nomor SP2HP/67-A3/X/2010 tanggal 11 Oktober 2010”. Terangnya.
Sarlan juga mengkonfirmasi kepada Pemkot dan Dinas Pendidikan Prabumulih, alhasil tidak ada kepastian yang sebenarnya ‘Kongkalikong’.
“Saya sudah menanyakan kepada Pemkot dan Dinas Pendidikan Prabumulih, ternyata sampai saat ini tanah saya masih di kuasai oleh Oknum-oknum tersebut”. Sambungnya.
Sarlan berharap kepada Oknum Walikota yang sekarang menjabat Walikota Prabumulih berserta Dinas Pendidikan Prabumulih agar mengembalikan tanah kami yang sebagaimana pemilik yang sah, serta meminta kepada penegak hukum agar memproses Oknum-oknum yang memalsukan surat tanah kami. Harapnya. (mr-in/red)

Loading...