Penyaluran BPNT Desa Curug Cibaliung Diduga Syarat Penyimpangan

oleh -185 views

INDIKASINews, Pandeglang — Penyaluran program bansos dari Kemensos Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di nilai syarat penyimpangan dan kepentingan, penyaluran tersebut diduga murni melanggar pedum dan teknis pendistribusian yang telah ditentukan oleh komensos di setiap propinsi dan kabupaten.

Pendistribusian kepada KPM dilakukan di Kantor Desa Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang Banten yang dilakukan oleh oknum perangkat Desa Curug melalui buka E waroeng sebagai agen resmi penyalur pendistribusian kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Saat di konfirmasi indikasinews.com, Deden sebagai TKSK Kecamatan Cibaliung di kediamannya terkait pendistribusian yang dilakukan di kantor desa oleh oknum perangkat desa mengatakan, “Pembagian dilakukan di kantor desa karena terbentur dengan fasilitas, saya sudah beberapa kali melaporkan ke dinas tapi sampai sekarang belum ada respon,” tuturnya Sabtu (20/6/2020).

Sambung Deden, “Karena terbenturnya dengan fasilitas dan jarak tempuhnya jauh maka kami berkordinasi dengan pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) setempat, sehingga di putuskan pendistribusian dilakukan di kantor desa untuk mempermudah pendistribusia, saya tau itu melanggar pedum ,” ungkapnya.

Menyikapi persoalan tersebut, Cecep R sebagai ketua DPW APKAN RI Provinsi Banten, dalam komentarnya mengatakan,”Pendistribusian yang dilakukan dengan sistem seperti itu melanggar pedum, Rentan dengan penyimpangan korupsi. Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Sosial harus segera menertibkan para pelanggar pedum agar supaya program pemerintah ini berjalan dengan bersih dan tidak di curigai,”ujarnya. (RBL-IN)

Loading...

No More Posts Available.

No more pages to load.