Qomar Mundur Dari Rektor, Mahasiswa Pingsan dan Kesurupan

oleh -579 views
Brebes, INDIKASINews — Ratusan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, histeris saat bertemu Nurul Qomar di aula kampus setempat, Rabu (29/11/17). Mereka berteriak menuntut kepada pihak Yayasan Muhadi Setiabudi membatalkan surat pengunduran diri Qomar sebagai Rektor UMUS. Pertemuan audiensi juga dihadiri langsung ketua yayasan dan sejumlah pejabat struktural UMUS.
Berdasarkan pantauan Media, hingga pukul 15.30 WIB, audiensi yang sudah digelar sejak pukul 12.30 WIB melibatkan mahasiswa, yayasan dan Qomar menemui jalan buntu. Berulang kali perwakilan mahasiswa mengutarakan permohonan dan tuntutannya agar Qomar kembali menjadi rektor, tak digubris pihak yayasan.
Suasana aula kampus sempat memanas saat puluhan mahasiswa yang didominasi perempuan menangis histeris. Teriakan lantang bergema di aula setempat agar Qomar kembali menduduki jabatan sebagai Rektor UMUS.
Bahkan, di saat audiensi sampai di penghujung acara. Dua mahasiswi di antaranya tiba-tiba jatuh pingsan tak sadarkan diri dan satu di antaranya mengalami kesurupan. Kejadian itu pun membuat panik ratusan mahasiswa yang berada di aula tersebut.
Di saat situasi panik kedua mahasiswi yang pingsan langsung dibawa ke masjid kampus untuk diberikan pertolongan. Beruntung, kedua mahasiswi yang pingsan dan kesurupan dapat dikendalikan.
“Memang saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai rektor per 14 November 2017 lalu. Karena permintaan anak-anak saya datang ke sini untuk berbicara dan berdiskusi langsung untuk kebaikan UMUS,” ucap Nurul Qomar.
Dengan nada yang sedikit tersengau, Qomar yang juga pelawak kondang ini terlihat beberapa kali tangan kananya mengusap air mata yang tak kuasa menahan haru dsaat berbicara di hadapan ratusan mahasiswa UMUS.
“Surat pengunduran diri menjadi rektor sudah saya minta kembali hari Selasa kemarin kepada pihak yayasan. Tetapi keputusan ada pada pihak yayasan untuk memutuskan,” ia menambahkan.
Qomar pun mengaku siap kembali meneruskan jabatan sebagai Rektor UMUS apabila pihak yayasan kembali memberikan mandat. “Insyallah saya siap kembali menjadi rektor, kalau memang pihak yayasan memutuskan begitu nantinya,” ungkapnya. (le-in/red)

Loading...