Rencana Kegiatan Reuni Akbar 212 di Monas Mengundang Polemik?

oleh
133 views
ilustrasi

INDIKASINews, Jakarta — Rencana kegiatan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, pada (2/12/18) mendatang, mengundang polemik. Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz (Habib Umar) dari Majelis Al-Muwasholah Bain Ulama Al-Muslimin, Forum Silaturahim Antar Ulama pun tidak setuju terhadap Reuni Akbar tersebut.

Menurut Habib Umar, Reuni Akbar itu bertentangan dengan nilai-nilai Islam sekaligus memprovokasi umat.

“Berkenaan negeri ini saya harap selalu damai. Jaga persaudaraan, nikmat persatuan ini harus dijaga. Stop dan cukup kedengkian,” jelas Habib Umar.

Habib Umar mengimbau umat Islam di Tanah Air untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT dalam memandang segala sesuatu. “Hendaknya tidak tergesa-gesa terhadap apa yang tampak dari kejadian-kejadian secara dhahir saja. Tujuannya agar tidak terjerumus kedalam kehancuran dan keburukan sebagaimana telah terjadi hal tersebut atas orang dan bangsa lain,” tuturnya panjang lebar.

Gerakan dan pemberontakan yang mengatasnamakan agama, lanjut Habib Umar, akan mengakibatkan kehancuran umat dan juga merusak persatuan umat dan kesatuannya.