Revolusi Industri ke-4, Kemenperin Usulkan Tambahan Anggaran 2019 ke DPR

oleh -319 views

INDIKASINews, Jakarta — Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut guna mengimplementasikan agenda nasional sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai strategi memasuki revolusi industri keempat.

“Program yang akan kami laksanakan, antara lain pengembangan lima sektor industri prioritas yang ditetapkan Making Indonesia 4.0, peningkatan kompetensi SDM industri melalui pendidikan vokasi, serta kegiatan Santripreneur dan penumbuhan wirausaha idustri baru,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (7/6).

Dari hasil rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI pada Selasa (5/6), dalam kesimpulannya, Komisi VI DPR RI dapat memahami usulan tambahan anggaran Kemenperin tersebut, sehingga total anggaran tahun depan menjadi Rp5,3 triliun karena sebelumnya pagu indikatif tahun 2019 sebesar Rp2,73 triliun. Di samping itu, Komisi VI DPR RI juga meminta kepada Kemenperin untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran tahun 2018 sebesar Rp2,84 triliun.

Menperin menjelaskan,Making Indonesia 4.0 menjadi arah yang jelas guna mewujudkan aspirasi nasional, yaitu menjadikan Indonesia masuk 10 besar negara ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030. “Maka itu diperlukan partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh stakeholder agar kita bisa menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar, dan bangsa pemimpin,” tegasnya.

Lima sektor manufaktur yang bakal diprioritaskan pengembangannya pada tahap awal agar menjadi percontohan dalam implementasi revolusi industri generasi keempat di Tanah Air, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, serta kimia.

“Selama ini, dari lima sektor industri itu mampu memberikan kontribusi sebesar 60 persen untuk PDB, kemudian menyumbang 65 persen terhadap total ekspor, dan 60 persen tenaga kerja industri ada di lima sektor tersebut,” papar Airlangga.

Loading...