Ruangan DPR-RI Fraksi Golkar Status Quo

oleh
206 views

Jakarta, INDIKASI News — Dualisme kepengurusan di Partai Golkar, berujung perebutan ruangan fraksi di DPR-RI.

Senin petang, kubu Partai Golkar pimpinan Agung Laksono berusaha merebut sekretariat fraksi di DPR, yang masih diduduki kubu lain, yakni pimpinan Aburizal Bakrie. Suasana perebutan, sempat berlangsung tegang.

Perebutan ruangan fraksi Partai Golkar di gedung DPR MPR Senin sore berlangsung tegang. Dua kubu di tubuh Golkar ini berebut ruang fraksi Golkar di lantai 12 gedung DPR.

Rombongan Yoris, wakil ketua umum bersama ketua fraksi Golkar versi munas Ancol tidak bisa masuk ke ruang fraksi karena dikunci dari dalam oleh anggota fraksi Partai Golkar kubu munas Bali.

Pada saat rombongan Yoris ingin masuk ke ruang fraksi, di dalam sedang berlangsung diskusi yang dilakukan fraksi Golkar kubu Abu Rizal Bakrie.

Meski sudah berusaha memanggil pengamanan dalam atau pamdal, kunci pintu juga tetap tidak bisa dibuka.

Akhirnya Yoris dan kawan-kawan berhasil masuk ruang sekretariat fraksi setelah merusak kunci elektronik.

Semetara itu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, polisi juga mendatangi ruang fraksi Golkar.

Kapolda Metro Jaya yang juga ikut hadir menegaskan penempatan petugas kepolisian hanya untuk mengamankan saja, karena polisi tidak berpihak kepada salah satu kubu dan menyerahkan permasalahan tersebut ke sekretariat jendral dan pamdal.

Sementara itu, agar perebutan ruang fraksi Golkar tidak terus meruncing, kedua kubu di Partai Golkar akhirnya duduk bersama, dipimpin wakil ketua DPR, Fadli Zon.

Kedua kubu bersepakat kalau ruangan fraksi Partai Golkar di DPR dalam status quo.

Permasalahan ini akan segera diselesaikan dalam rapat paripurna, pada Kamis mendatang.

Kubu Agung Laksono sudah berkali-kali akan mengambil alih ruang fraksi Golkar di Gedung Nusantara Satu gedung DPR. Sejauh ini upaya tersebut belum berhasil. (sinsr)