Sidang Gugatan Lahan Suku Anak Dalam-Jambi Dipenuhi Puluhan Mahasiswa

oleh -172 views
Puluhan Mahasiswa Hukum Universitas Jambi (UNJA) hadiri sidang gugatan SAD di PTUN Jambi, (27/3/19).

INDIKASINews, Jambi — Puluhan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) menghadiri persidangan gugatan Nomor 43/G/2008/PTUN/JBI, terkait permasalahan sengketa lahan Suku Anak Dalam (SAD) Kabupaten Batanghari-Jambi, (27/3/19).

Baca juga: Lahan “Dirampas” PT IKU, Bupati Batanghari, BPN dan Kementan RI Digugat SAD

Adapun para tergugat antara lain Bupati Batanghari sebagai tergugat I, Kementerian Pertanian tergugat II dan pihak BPN sebagai tergugat III dan PT Indo Kebun Unggul sebagai tergugat intervensi.

Gugatan SAD terkait izin prinsip yang menjadi objek gugatan SAD melawan PT Indo Kebun Unggul (IKU) yang disinyalir menguasai lahan sejak tahun 1996 sampai saat saat ini.

Puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) yang mengikuti persidangan sejak pukul 10: 00 wib sampai dengan selesai, (27/3/19).

Dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) yang tidak ingin disebutkan mananya mengatakan kepada indikasinews.com “Keterangan saksi Suku Anak Dalam (SAD) sudah menguasai tentang lahan tersebut, dan ini menguatkan bahwa memang ada disitu hak suku anak dalam terkait lahan yang dikuasai oleh PT Indo Kebun Unggul (IKU),” ungkanya.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) mengatakan, “Melihat permasalahan tersebut sangat memprihatinkan, terkait lahan yang diduga di serobot oleh Perusahaan, seharusnya Suku Anak Dalam (SAD) harus dibina oleh pemerintah,” ungkap mahasiswa semester 6.

Radani selaku ketua SAD dan selaku penggugat mengatakan “2.053 Hetar lahan SAD yang “dikuasai” oleh PT IKU semejak tahun 1996 sampai saat ini, SAD hidup penuh serba kekurangan dan meminta keadilan ke PTUN Jambi agar izin prinsip yang dikeluarkan oleh Bupati Batanghari jambi segera di batalkan dan agar lahan SAD bisa dikembalikan ke masyarakat SAD itu sendiri,”. ujarnya.

Sambung radani, “Saya (radani-red) mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian puluhan mahasiswa Hukum Universitas Jambi (UNJA) terhadap SAD batanghari Jambi kerena telah hadir dalam persidangan di PTUN jambi. Ungkap RADANI selaku ketua Suku Anak dalam Batanghari Jambi.

Dua saksi dari SAD Fauzi dan Zainal Abidin mengatakan dihadapan Majelis Hakim bahwa, lahan yang dikuasai oleh PT IKU memang benar hak milik suku anak Dalam SAD semejak zaman Belanda dulu, dan lahan tersebut didapatkan dari nenek moyang SAD terdahulu. ungkap saksi sesuai dengan surat sejarah yang ada.

Penulis: AJI-IN
Editor: Red