Terkait Keputusan PT TUN Makassar, Perwakilan Masyarakat Biak Numfor Papua Datangi KPU Pusat

oleh -656 views

INDIKSASINews, Jakarta — Perwakilan masyarakat Biak Numfor, Papua, hari ini Senin, 9 April 2018 jam 13.20 WIB mendatangi KPU RI di Jakarta, Jl. Imam Bonjol No. 32, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. “Perwakilan masyarakat dari Biak Numfor diterima oleh Biro Hukum KPU Pusat selama kurang lebih satu jam,” ujar Guntur Frans Somnof yang menjadi jurubicara dari puluhan rekannya kepada pewarta media ini. Kedatangan para perwakilan tersebut, lanjut Guntur, adalah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Biak Numfor terkait kondisi terkini di wilayah Biak Numfor yang akan melaksanakan Pilkada Serentak Juni mendatang.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Biro Hukum KPU Pusat tersebut menghasilkan beberapa catatan penting yang segera akan ditindaklanjuti oleh KPU RI setelah seluruh hasil pembicaraan itu disampaikan dan dikoordinasikan kepada pimpinan KPU RI oleh Biro Hukum melalui rapat internal KPU RI. Dari berbagai pembiaraan terkait Kasus Pilkada 2018 Kabupaten Biak Numfor, anggota Perwakilan Masyarakat Biak Numfor juga melaporkan kondisi dan situasi masyarakat Biak Numfor yang tidak kondusif serta rawan konflik, pasca putusan PT TUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) Makassar Nomor : 20/G/Pilkada2018/PTTUN Mks yang memutuskan pelaksanaan Pilbup Biak hanya diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Nikodemus Ronsumbre-Akmal Bachri Hi Kalabe dan Andreas Msen-Yustinus Noriwari.

“Ini perlu mendapat perhatian serius KPU RI selaku penanggungjawab Penyelenggara Pemilu, khususnya Pilkada 2018 Biak dalam pengambilan keputusan lebih lanjut dalam koordinasi kerja di jajaran KPU yakni KPU RI, KPU Provinsi Papua dan KPUD Biak Numfor,” imbuh Guntur. Bersama Guntur Frans Somnof, juga terlihat perwakilan masyarakat Biak lainnya, yakni Ayub Rumkabu, Elieser B, Josua N, Alex M, Hasanuddin, Suyudi, Lius R, Melkisedek Awak, dan Martinus.

Loading...