Warga Tak Mau Pakai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

oleh
108 views
Jakarta, INDIKASINews — Seorang warga sebut saja namanya Samsultis (27) ditemui SH di Puskesmas Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (16/1), Maruliah (54) mengaku tidak ingin menggunakan JKN. Ia mengatakan, sampai saat ini ia tidak mengetahui cara mendapatkan layanan tersebut. 
Menurutnya, sejak layanan tersebut diluncurkan awal Januari, tidak ada pihak RT ataupun RW di rumahnya, kawasan Cipinang Bali, Makasar, Jakarta Timur, memberikan penjelasan mengenai layanan tersebut. 
“Beberapa kali ke puskesmas juga nggak ada yang kasih tahu apa itu JKN, apa itu BPJS. Saya cuma sering lihat di berita, tapi tidak tahu cara mendapatkannya,” ujar Maruliah. 
Karena itu, ia melanjutkan, sebagai warga Jakarta yang telah memiliki KJS, ia memilih tetap menggunakan layanan tersebut. Ia sama sekali tidak tertarik memiliki JKN. “Daripada bingung-bingung, lebih baik pakai KJS,” tuturnya. 
Meski saat ini KJS dianggap pilihan utama bagi warga Jakarta, namun tidak semua penggunanya merasa puas dengan layanan tersebut. Ditemui SH di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih, Jakarta Timur, seorang pasien bernama Nurhaini (40) mengucapkan keluhannya terkait proses berobat menggunakan KJS yang terlalu lama. 
Ia mengungkapkan, banyaknya pasien pengguna KJS membuat ia harus antre beberapa jam untuk mengobati anaknya yang menderita penyakit jantung. 
“Saya tadi mulai daftar pukul 07.00 tujuh. Saya harus antre lama untuk bertemu dokter poli. Nah, sampai pukul 13.00, saya baru bisa ke apotek untuk mengambil obat. Itu pun entah harus antre berapa lama lagi. Orang yang mau ambil obat kan banyak,” ucap warga Pisangan Lama, Jakarta Timur. (kopi)