Batam,indikasi.com-Aktivis senior Kota Batam,Thomas AE,mengecam keras perkataan Wakil Kepala BP Batam,Li Claudia Chandra yang melontarkan ucapan pengancaman memulangkan warga yang tidak memiliki KTP Batam dan merusak lingkungan.
Perkataan Li Claudia Chandra ini terucap pada sidak dan menegur keras pelaku pengerukan pasir ilegal di kawasan Nongsa menuju Bandara Hang Nadim,kemudian video ucapan bernada ancaman pemulangan warga yang tak memiliki KTP Batam dan merusak lingkungan tersebut kemudian menyebar cepat di medsos kemudian viral.
Thomas AE berpandangan,perkataan Li Claudia Chandra yang mengutarakan ucapan “Warga yang tidak ber KTP Batam, belum bekerja pulagkan saja jangan nyolong nyolong” tidak patut disampaikan seorang pemimpin karena melukai perasaan dan menyakiti hati warga yang belum mempunyai KTP Batam.
Ketua LSM Gerakan Berantas Korupsi ini pun melontarkan pertanyaan kepada Wakil Kepala BP Batam,apakah jika sudah mempunyai KTP Batam sudah pasti dapat pekerjaan? jelas saja belum tentu.
“karena faktanya masih banyak warga ber KTP Batam belum dapat pekerjaan dan mereka yang belum punya KTP bisa saja belum mengurus karena faktor biaya dan hal-hal lain.seorang pemimpin,tidak boleh langsung mendikte orang yang masih belum punya KTP itu nyolong-nyolong dan disuruh pulang kan kedaerah asal. Batam ini juga bagian dari NKRI dan setiap Warga berhak datang dan tinggal di Kota Batam ini “ujar Thomas AE.
Sebagai kepala daerah,sambung dia.seharusnya Wakil Walikota Batam, memberi solusi bagi yang belum punya KTP Batam dan solusi bagi mereka yang belum dapat pekerjaan,tujuan datang ke Batam mencari nafkah untuk merubah nasib demi kehidupan yang lebih baik.
“Kondisi mereka yang masih belum punya KTP dan masih belum bekerja harus menjadi tantangan bagi seorang pemimpin untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi, bukan disuruh dipulangkan dan disebut nyolong-nyolong” ujar dia mengakhir .(as)












